Masyarakat Gayo hidup berkelompok dalam satuan kecil yang disebut kampong. Setiap kampong dipimpin oleh seorang gecik, sementara gabungan beberapa kampong membentuk kemukiman yang dikepalai oleh mukim. Sistem pemerintahan tradisional dikenal dengan nama Sarak Opat, terdiri dari reje (pemimpin), petue (penasihat), imem (tokoh agama), dan rakyat.
Kini, beberapa kemukiman menjadi bagian dari kecamatan dan unsur kepemimpinannya mencakup gecik, wakil gecik, imem, serta tokoh masyarakat atau cerdik pandai yang mewakili rakyat.
Struktur Kekerabatan
Setiap kampong biasanya dihuni oleh beberapa kelompok belah (klan) yang memiliki garis keturunan patrilineal. Anggota belah merasa berasal dari nenek moyang yang sama, saling mengenal, dan memiliki ikatan kuat dalam pelaksanaan upacara adat. Perkawinan umumnya mengikuti aturan eksogami belah, dengan pola menetap setelah menikah yang bisa patrilokal (juelen) atau matrilokal (angkap).
Unit kekerabatan terkecil disebut sara ine (keluarga inti), gabungan beberapa keluarga inti disebut sara dapur. Dahulu, beberapa sara dapur tinggal dalam satu rumah panjang yang disebut sara umah. Kini, kebanyakan keluarga inti menempati rumah sendiri.
Mata Pencaharian
Secara tradisional, masyarakat Gayo mengandalkan pertanian sawah dan peternakan, dengan adat istiadat yang mengatur tata cara bercocok tanam. Selain itu, mereka juga berkebun, menangkap ikan, memanfaatkan hasil hutan, serta membuat kerajinan seperti keramik, anyaman, dan tenun.
Saat ini, berkebun—terutama menanam kopi Gayo—menjadi sumber penghidupan utama. Kerajinan seperti pembuatan keramik dan anyaman yang sempat berkurang kini kembali digiatkan seiring berkembangnya pariwisata di wilayah ini. Sulaman kerawang Gayo menjadi produk unggulan yang banyak diminati wisatawan sebagai oleh-oleh.
Ditulis oleh
Sejarawan Gayo
Penulis dan kontributor di bahasagayo.com, berdedikasi untuk melestarikan dan membagikan kekayaan budaya Gayo.
Jelajahi Lebih Jauh
Kamus kami berisi ribuan entri kata dan istilah budaya. Jadilah bagian dari upaya pelestarian ini.

