Sejarah Kopi Gayo: Dari Dataran Tinggi Aceh ke Seluruh Dunia
SejarahKopiBudayaGayoAceh

Sejarah Kopi Gayo: Dari Dataran Tinggi Aceh ke Seluruh Dunia

Khairil IlmiKhairil Ilmi
2 menit baca

Dataran Tinggi Gayo di Aceh Tengah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika terbaik di dunia. Dengan ketinggian 1.200–1.600 mdpl, tanah vulkanik yang subur, dan iklim sejuk, kawasan ini menciptakan kondisi ideal untuk menghasilkan kopi berkualitas tinggi. Namun, pesona Kopi Gayo tidak hanya pada rasanya — setiap cangkir menyimpan kisah panjang sejarah, perjuangan, dan budaya masyarakat Gayo.

Awal Mula di Era Kolonial

Penanaman kopi di Gayo dimulai sekitar tahun 1908 ketika pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan bibit kopi Arabika di sekitar Danau Laut Tawar. Melihat kesesuaian tanah dan iklim, Belanda membuka perkebunan besar dan menjadikan kopi sebagai salah satu komoditas ekspor utama dari Aceh. Petani lokal kemudian ikut terlibat sebagai pekerja, belajar teknik budidaya, dan perlahan menguasai keahlian yang kelak diwariskan turun-temurun.

Petani kopi Gayo masa kini menjaga warisan lebih dari satu abad penanaman kopi di tanah mereka.
Petani kopi Gayo masa kini menjaga warisan lebih dari satu abad penanaman kopi di tanah mereka.

Kopi Gayo Pasca Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, masyarakat Gayo mengambil alih pengelolaan lahan dan mengembangkan cara mereka sendiri dalam mengolah kopi. Hal ini menandai awal dari kebangkitan ekonomi rakyat berbasis kopi, di mana sebagian besar penduduk menggantungkan hidup pada hasil panen kopi.

Ciri Khas Proses Giling Basah

Salah satu ciri khas Kopi Gayo yang membuatnya unik adalah metode pengolahan yang disebut 'Giling Basah' atau wet-hulled. Metode ini menghasilkan kopi dengan body yang tebal, tingkat keasaman rendah, dan rasa earthy yang khas. Karakteristik ini membuat Kopi Gayo diminati oleh penikmat kopi di seluruh dunia, terutama mereka yang menyukai cita rasa kopi yang kuat.

Kopi Gayo di Kancah Dunia

Hari ini, Kopi Gayo menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia. Kopi ini bahkan telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis (GI) yang melindungi keasliannya. Dengan semakin meningkatnya tren kopi spesialti, Kopi Gayo kini hadir di kedai-kedai kopi internasional, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gayo dan Indonesia.

Bagikan Artikel Ini

Khairil Ilmi

Ditulis oleh

Khairil Ilmi

Penulis dan kontributor di bahasagayo.com, berdedikasi untuk melestarikan dan membagikan kekayaan budaya Gayo.

Jelajahi Lebih Jauh

Kamus kami berisi ribuan entri kata dan istilah budaya. Jadilah bagian dari upaya pelestarian ini.